Sebagai salah satu produsen dan eksportir batubara terbesar di dunia, Indonesia menghadapi paradoks: batubara masih menjadi tulang punggung penerimaan negara dan bauran energi nasional, sementara komitmen iklim menuntut percepatan transisi. Policy brief PWYP Indonesia ini menelaah urgensi pengendalian produksi batubara, mengidentifikasi tantangan tata kelola—mulai dari peran vital batubara dalam RPJMN 2025–2029 hingga maladministrasi dalam persetujuan RKAB—dan menawarkan strategi optimalisasi berbasis prinsip keadilan distributif, prosedural, dan rekognitif. Disusun oleh Hasrul Hanif dan Primi Suharmadhi Putri (2025).

Optimalisasi Pengendalian Produksi Batubara dalam Konteks Transisi Berkeadilan di Indonesia

Download

Privacy Preference Center

Skip to content